Mini Hospital
Keperawatan UM
Selamat datang di Laboratorium Keperawatan, Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Negeri Malang (UM)
SELAMAT DATANG
Laboratorium Keperawatan Universitas Negeri Malang didedikasikan untuk mendukung kelancaran proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat bagi mahasiswa keperawatan. Secara resmi dikelola dan beroperasi sejak tahun 2024, laboratorium ini hadir sebagai pusat pengembangan keterampilan klinis yang terpadu dan mandiri di bawah naungan tata kelola Universitas Negeri Malang, guna mencetak tenaga kesehatan yang kompeten dan profesional.
Laboratorium Keterampilan Keperawatan
- Lab Keperawatan Gawat Darurat
- Lab Keperawatan Medikal Bedah dan Kritis
- Lab Keperawatan Anak
- Lab Keperawatan Maternitas
- Lab Keperawatan Komunitas, Keluarga dan Jiwa
Laboratorium Keperawatan Gawat Darurat
Fasilitas Laboratorium Keperawatan Gawat Darurat dirancang secara khusus untuk memenuhi kebutuhan praktik klinis mahasiswa tingkat sarjana maupun profesi. Tata ruang dan kelengkapan fasilitasnya disimulasikan semirip mungkin dengan kondisi nyata Instalasi Gawat Darurat (IGD) di rumah sakit, yang mencakup alur dari area triase hingga perawatan kritis. Melalui laboratorium berkapasitas 10 orang ini, mahasiswa difasilitasi untuk mengasah keterampilan penanganan kedaruratan medis dan trauma, seperti Advanced Cardiac Life Support (ACLS). Lebih jauh lagi, tersedia pula area khusus untuk simulasi tindakan kegawatdaruratan pra-rumah sakit, termasuk Basic Trauma Life Support (BTLS).
Laboratorium Keperawatan Medikal Bedah (KMB)
Fasilitas Laboratorium KMB dirancang untuk memfasilitasi mahasiswa dalam mempraktikkan asuhan keperawatan pada pasien dewasa yang mengalami gangguan struktur dan fungsi tubuh. Ruangan ini disimulasikan menyerupai bangsal rawat inap medis dan bedah di rumah sakit sungguhan, guna melatih kompetensi mahasiswa dalam menangani kasus akut, kronis, maupun kritis. Dengan dukungan sarana dan prasarana yang lengkap, laboratorium ini siap mengakomodasi kegiatan belajar mengajar dengan kapasitas maksimal 10 orang per sesi.
Laboratorium Keperawatan Kritis
Sementara itu, Laboratorium Keperawatan Kritis berfokus secara khusus pada praktik asuhan keperawatan bagi pasien dewasa yang berada dalam kondisi medis kritis akibat gangguan fisik dan fungsi. Tata ruang laboratorium ini disesuaikan dengan standar unit perawatan intensif (ICU) di rumah sakit untuk penanganan tindakan yang membutuhkan observasi ketat. Serupa dengan KMB, ruangan ini mampu menampung 10 mahasiswa dan telah dilengkapi dengan perangkat pendukung pembelajaran yang komprehensif.
Laboratorium Keperawatan Anak
Laboratorium Keperawatan Anak hadir sebagai wadah interaktif bagi mahasiswa untuk mendemonstrasikan ragam asuhan keperawatan anak, yang mencakup tindakan keperawatan mandiri serta kolaborasi medis. Ruang laboratorium ini dibatasi untuk enam orang mahasiswa guna memastikan pendampingan dan simulasi praktik dapat berjalan secara optimal. Di dalamnya, telah disiapkan berbagai peralatan standar untuk memfasilitasi ragam kompetensi klinis. Mahasiswa dapat melatih kemampuan mereka dalam melakukan pemeriksaan fisik dan pengecekan tanda vital khusus kelompok usia bayi hingga anak-anak. Fasilitas ini juga mengakomodasi praktik skrining perkembangan anak melalui metode Denver II atau KPSP, serta penerapan panduan Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS). Lebih lanjut, laboratorium ini siap digunakan untuk mensimulasikan prosedur medis dan terapeutik seperti perhitungan titrasi dan pengoplosan obat, pemberian imunisasi, pemasangan terapi cairan, fisioterapi dada, perawatan bayi prematur dengan metode kanguru, hingga pendekatan psikologis melalui terapi bermain.
Laboratorium Keperawatan Maternitas
Laboratorium Keperawatan Maternitas dirancang secara komprehensif dengan sarana dan prasarana yang merepresentasikan kondisi pelayanan kesehatan nyata, baik di lingkungan rumah sakit maupun Puskesmas. Ruangan yang diperuntukkan bagi kegiatan praktikum ini memiliki daya tampung sekitar 10 orang mahasiswa. Guna menunjang efektivitas dan realisme pembelajaran, laboratorium ini dilengkapi dengan manekin atau simulator pasien berteknologi tinggi yang memungkinkan mahasiswa untuk berlatih menangani berbagai kasus sesuai skenario klinis secara presisi. Melalui fasilitas ini, mahasiswa difasilitasi untuk mendemonstrasikan serangkaian asuhan keperawatan maternitas dan kesehatan reproduksi secara terpadu. Keterampilan klinis yang dapat dipraktikkan mencakup pemeriksaan kehamilan (antenatal) dan masa nifas (postnatal), simulasi pertolongan persalinan beserta penjahitan robekan perineum, hingga pemeriksaan dan perawatan komprehensif pada bayi baru lahir. Lebih lanjut, laboratorium ini juga mengakomodasi praktik edukasi seperti pengajaran teknik dan konseling menyusui, prosedur pemasangan maupun pelepasan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR/IUD), serta simulasi pengambilan sampel untuk pemeriksaan pap smear atau vaginal smear.
Laboratorium Keperawatan Komunitas dan Keluarga
Laboratorium Keperawatan Komunitas dan Keluarga hadir sebagai sarana pembelajaran interaktif yang memfokuskan kegiatannya pada penerapan asuhan keperawatan di tengah masyarakat dan unit keluarga. Ruang praktikum yang mampu menampung 10 mahasiswa per sesi ini menyajikan beberapa tatanan simulasi pelayanan yang nyata, mencakup area edukasi kesehatan di posyandu, layanan medis dasar setingkat puskesmas, serta replika rumah sehat yang sangat esensial untuk melatih keterampilan praktik asuhan kunjungan keluarga. Untuk mengoptimalkan pelaksanaan simulasi, fasilitas ini didukung oleh sarana prasarana yang lengkap, mulai dari ketersediaan perangkat media edukasi visual (pamflet, lembar balik, dan leaflet) hingga tayangan film pendidikan kesehatan. Mahasiswa juga difasilitasi dengan kelengkapan perangkat penyuluhan terpadu melalui penggunaan mikrofon dan proyektor LCD, serta ketersediaan perangkat penunjang lainnya yang meliputi tata letak meja dan kursi, peraga fungsi makan, serta aneka alat bantu mobilitas atau jalan bagi pasien.
Laboratorium Keperawatan Jiwa
Laboratorium Keperawatan Jiwa didedikasikan untuk melatih kompetensi mahasiswa dalam memberikan asuhan keperawatan kesehatan mental, baik untuk simulasi di tatanan komunitas, rumah sakit umum, maupun rumah sakit jiwa. Proses pembelajaran di ruangan berkapasitas maksimal 10 mahasiswa ini sangat berpusat pada penguasaan pendekatan komunikasi terapeutik, serta simulasi pemberian edukasi kesehatan yang menyasar klien, kelompok masyarakat, hingga ranah keluarga. Guna mendukung skenario klinis yang komprehensif, laboratorium ini telah dilengkapi dengan beragam alat peraga khusus. Fasilitas tersebut memampukan mahasiswa untuk mendemonstrasikan berbagai intervensi keperawatan, mulai dari praktik asuhan jiwa berbasis masyarakat, pemberian dukungan kesehatan jiwa dan psikososial, hingga penerapan teknik restrain yang aman. Selain itu, mahasiswa juga dapat menyimulasikan alur penanganan pasien di berbagai area pelayanan krusial, seperti di poliklinik jiwa, Instalasi Gawat Darurat (IGD), unit perawatan intensif psikiatri (PICU), ruang perawatan intermediate, hingga unit rehabilitasi keperawatan jiwa.
INFORMASI LABORATORIUM KEPERAWATAN FK UM
Your content goes here. Edit or remove this text inline or in the module Content settings. You can also style every aspect of this content in the module Design settings and even apply custom CSS to this text in the module Advanced settings.
Your content goes here. Edit or remove this text inline or in the module Content settings. You can also style every aspect of this content in the module Design settings and even apply custom CSS to this text in the module Advanced settings.