Universitas Negeri Malang (UM) melaksanakan kegiatan benchmarking ke Program Studi Keperawatan dan Profesi Ners Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sebagai bagian dari upaya penguatan kurikulum berbasis kompetensi dan peningkatan mutu pendidikan keperawatan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran praktik terbaik (best practices) dalam pengelolaan kurikulum, proses pembelajaran, serta implementasi pendidikan profesi Ners di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia, yang dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi negeri unggulan terkait bidang keperawatan olahraga di Indonesia.
Dalam diskusi yang berlangsung, kedua institusi membahas pengembangan kurikulum, integrasi pembelajaran klinik, serta strategi peningkatan capaian pembelajaran lulusan. Perwakilan dari Universitas Pendidikan Indonesia menjelaskan bahwa Program Studi Keperawatan dan Profesi Ners dirancang untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan mampu bersaing dalam bidang keperawatan di tingkat nasional maupun internasional, dengan keunggulan tertentu seperti keperawatan olahraga dan penguatan nilai-nilai profesional dalam keperawatan olahraga.
Selain itu, pembahasan juga mencakup struktur kurikulum, metode pembelajaran berbasis praktik, serta sistem evaluasi yang digunakan dalam pendidikan profesi Ners. Pendidikan profesi ini berperan penting dalam mempersiapkan lulusan sarjana keperawatan menjadi tenaga kesehatan profesional melalui pengalaman klinik yang terstruktur. Tim dari UM secara aktif menggali informasi terkait implementasi pembelajaran klinik, kolaborasi dengan rumah sakit pendidikan, serta integrasi evidence-based practice dalam kurikulum. Kegiatan ini juga menjadi forum pertukaran pengalaman terkait tantangan dan inovasi dalam pendidikan keperawatan.
Salah satu perwakilan UM menyampaikan bahwa benchmarking ini memberikan wawasan strategis dalam pengembangan kurikulum yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan layanan kesehatan. “Kami memperoleh banyak insight terkait penyelarasan kurikulum dengan standar kompetensi profesi dan kebutuhan praktik di lapangan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Universitas Negeri Malang diharapkan dapat mengembangkan kurikulum keperawatan yang lebih komprehensif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas lulusan, sehingga mampu berkontribusi secara optimal dalam sistem pelayanan kesehatan.